Benteng Pendem, Pusat Logistik Militer yang Menyimpan Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia

Benteng Pendem, Pusat Logistik Militer yang Menyimpan Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia


Di benteng ini masih tergambar dengan jelas, sisa-sisa sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah baik Belanda maupun Jepang. Banyak rakyat Indonesia yang tewas saat pembangunan benteng yang dikenal dengan Benteng Pendem atau Benteng Willem I.


Meski tembok benteng sudah terlihat pudar dengan cat yang sudah mulai banyak yang mengelupas, namun benteng ini masih tetap berdiri kokoh hingga saat ini dan bahkan masih difungsikan sebagai bagian dari bangunan Lapas kelas II A Semarang, rumah dinas sipir penjara hingga permukiman militer.

Selain masih difungsikan sebagai lembaga pemasyarakatan sekaligus perumahan, benteng pendem ini juga menjadi kawasan wisata sejarah bagi pengunjung yang ingin menapak tilas perjuangan para pahlawan kala masa penjajahan.


Sejarah Benteng Pendem

Nama benteng pendem sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti terpendam, karena ketika pertama kali ditemukan kawasan benteng ini memang seperti terlihat berada di bawah permukaan tanah sejak itulah, warga lebih mengenal benteng ini dengan sebutan benteng Pendem. Kemudian benteng ini dilakukan proses eskavasi dan perbaikkan walaupun tetap menggunakan desain asli dari benteng ini.


Nama Benteng Pendem

Sebenarnya, berdasarkan catatan sejarah, nama benteng ini adalah Benteng Willem I yang diambil dari nama Raja Belanda Willem Frederik Prins Vans Oranje-Nassau I (1815-1840) yang khusus diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada sang Raja dari Gubernur Jenderal Belanda yang memimpin wilayah Jawa Tengah. 


Proses Pembangunan Benteng Pendem

Dibutuhkan waktu sekitar 11 tahun atau dari tahun 1834 hingga tahun 1845 yang melibatkan ribuan pekerja yang kebanyakan adalah pekerja paksa untuk menyelesaikan barak sekaligus gudang logistik yang mampu menampung 12.000 prajurit itu.

Kala itu, banyak warga yang meninggal secara tragis saat proses pembangunan berlangsung, karena para tentara belanda memperlakukan para pekerja secara tidak manusiawi bahkan mendapatkan penyiksaan.


Dibangun Diatas Rawa

Keunikan lain dari benteng ini adalah, lokasi pembangunannya yang berada di atas rawa. Meski berada di tanah yang sangat labil, namun struktur pondasi benteng ini ditopang oleh ratusan balok kayu jati berukuran besar dengan bentuk yang di desain menyerupai kapal yang berukuran sangat besar. cara hidup sehat klik Disini


Desain Bangunan Benteng

Benteng ini dibangun menyerupai benteng lain buatan belanda yang kental dengan nuansa eropanya. Berbentuk dua lantai dengan desain menyerupai lorong-lorong khsusus untuk menuju ke berbagai ruangan yang ada di dalam benteng.


Fungsi Benteng Willem I

Kala itu, benteng ini juga difungsikan selain sebagai pusat logistik militer Belanda, tempat ini juga dijadikan hunian para keluarga tentara. Kemudian juga dijadikan sebagai tempat penyimpanan senjata, meriam hingga kendaraan berat seperti tank baja.

Tak hanya itu saja, masih di lantai 1 benteng ini juga dijadikan sebagai kamp tahanan para pejuang bangsa serta gudang makanan bagi para tentara belanda.


Masa Peralihan

Setelah Jepang berhasil mengalahkan Belanda, dan menduduki benteng Willem I ini juga kemudian dialihfungsikan sebagai pusat tahanan bagi para tawanan militer maupun para pejuang bangsa. Salah satu tokoh yang pernah ditahan di sini adalah seorang pejuang sekaligus ulama, yakni Kiai Mahfud Salam. Ia mendiami salah satu blok di Benteng Pendem, hingga akhirnya meninggal dunia dan dikebumikan di luar kompleks benteng.


Pernah Direbut Jenderal Soedirman

Dalam perang yang sangat melegenda di Ambarawa atau yang dikenal dengan Palagan Ambarawa, benteng ini juga pernah berhasil direbut oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman bersama pasukan tentara keamanan rakyat (TKR) yang ia pimpin.

Kesan horor Benteng Pendem Ambarawa, tak menjadikan pesonanya luntur. Pada 2013 silam, tempat ini pernah dijadikan lokasi syuting film arahan Hanung Bramantyo berjudul ‘Soekarno’. Pertimbangannya, karena struktur bangunan yang masih asli dan kokoh khas negeri Kincir Angin. berbagai lowongan kerja ada Disini


Kisah Mistis Benteng Pendem

Dibalik keelokan Fort Willem I, tersimpan misteri yang hingga kini masih menyelimuti. Karena banyak warga yang menyebut tempat ini layaknya kerajaan lelembut karena banyaknya penampakan yang terlihat di kawasan benteng ini.

Penampakan seperti orang dengan luka di sekujur tubuh, merintih dan meminta tolong disebut-sebut oleh warga sebagai penggambaran dari masa pembangunan Fort Willem yang banyak melibatkan warga sekitar yang akhirnya tewas karena kekerasan dari para pasukan Belanda.

Hingga kini pun banyak wisatawan minat khusus yang menjadikan benteng ini sebagai kawasan untuk berwisata horor khususnya di malam hari yang menawarkan sensasi menegangkan.


Fasilitas Benteng Pendem

Sebagai kawasan wisata sejarah, obyek wisata benteng pendem ini telah pula dilengkapi berbagai sarana dan fasilitas seperti musala, toilet hingga area parkir yang sangat luas.

Selain itu, terdapat warung makanan khusus yang ada di sekitar komplek benteng yang juga dikelola oleh warga sekitar dengan bekerja sama dengan pihak Lapas Kelas II A Ambarawa.


Tarif Masuk dan Jam Kunjungan

Tarif masuk yang harus dibayar pengunjung pun relatif murah hanya sebesar Rp. 5 ribu perorang ditambah biaya parkir sebesar Rp. 3 ribu untuk sepeda motor dan Rp. 5 ribu untuk mobil.

Sedangkan jam kunjungan yang diberlakukan mulai dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 17.00 sore, mengingat benteng ini juga sampai saat ini masih difungsikan sebagai ruang tahanan dan permukiman.


Lokasi Benteng Pendem

Benteng Pendem ini terletak di Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Lokasinya berada tidak jauh dari pusat kota Semarang dengan memakan waktu perjalanan sekitar 20 menit dari terminal Terboyo Semarang.


Nah itu tadi informasi mengenai Benteng Pendem yang bisa Anda masukan dalam daftar liburan bersama keluarga atau rombongan teman-teman kantor.

Jika informasi ini bermanfaat silakan Anda bagikan ke pada teman Anda, dan jika membutuhkan informasi wisata lainnya silakan tinggalkan komentar.



Belum ada Komentar untuk " Benteng Pendem, Pusat Logistik Militer yang Menyimpan Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel