Berwisata ke Waduk Jatibarang dan Goa Kreo yang Dihuni Ratusan Monyet Ekor Panjang

 

fungsi waduk jatibarang alamat waduk jatibarang sejarah waduk jatibarang tiket masuk goa kreo 2022 jurnal waduk jatibarang sejarah goa kreo gambar waduk jatibarang gua kreo waduk jatibarang

Berwisata ke Waduk Jatibarang dan Goa Kreo yang Dihuni Ratusan Monyet Ekor Panjang

Meski baru beroperasi pada tahun 2015 lalu, Waduk Jatibarang sudah mampu menarik minat wisatawan yang berkunjung ke bendungan ini. Selain karena keindahan lokasinya, di waduk ini juga terdapat sebuah goa Kreo yang terletak di pulau yang berada di tengah waduk dengan ratusan monyet ekor panjang yang mendiami pulau tersebut.

Keberadaan Waduk Jatibarang ini sendiri berfungsi sebagai bendungan untuk mengatasi banjir yang kala itu selalu melanda wilayah Semarang. Selain itu, waduk ini juga berfungsi sebagai penyuplai air bagi aliran irigasi areal persawahan yang ada di sebagian wilayah di Jawa Tengah.

Karena keindahannya pulalah, Waduk Jatibarang dan Goa Kreo kemudian juga berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro sekaligus menjadi sebuah destinasi wisata alam, dan wisata keluarga di Semarang yang selalu diramaikan oleh pengunjung yang hendak berekreasi.

Sejarah Waduk Jatibarang

Sejarah Waduk Jatibarang terkait erat dengan persoalan banjir di tahun-tahun sebelumnya yang menimpa wilayah Semarang. Sehingga kemudian pemerintah pusat dan daerah kemudian merancang sebuah waduk yang juga berfungsi sebagai aliran irigasi untuk areal persawahan.

Rancangan pembangunan Waduk Jatibarang rampung pada tahun 1992 sampai dengan tahun 1993 yang kemudian tahun 2015, Waduk Jatibarang resmi beroperasi.

Fungsi Waduk Jatibarang

Waduk Jatibarang setidaknya memiliki 3 fungsi utama, di antaranya:Fungsi konservasi, dan menjamin ketersediaan air bagi kawasan yang dialiri.Fungsi sebagai Pembangkit Listrik Hidro Mikro.Fungsi sebagai destinasi wisata di Semarang.

Daya Tampung Waduk Jatibarang

Adapun sumber air Waduk Jatibarang berasal dari Kali Kreo, kemudian ditampung di waduk tersebut. Daya tampung Waduk Jatibarang bisa mencapai 20 juta meter kubik.

Destinasi Wisata yang Menarik

Waduk Jatibarang merupakan objek wisata yang pengelolaannya oleh swadaya masyarakat. Bahkan, saat ini harga tiket yang dibayarkan oleh para pengunjung diperuntukkan 50% nya bagi pembangunan masjid.

Kawasan Waduk Jatibarang mampu menjelma menjadi destinasi wisata alam yang nyaman bagi semua kalangan, murah  meriah, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan kekinian.

Selain itu, para pengunjung juga bisa berkeliling sekitar Waduk Jatibarang dengan menggunakan perahu yang ada di lokasi tersebut. Para pengunjung akan dilengkapi dengan pelampung saat menjelajah area Waduk Jatibarang.

fungsi waduk jatibarang alamat waduk jatibarang sejarah waduk jatibarang tiket masuk goa kreo 2022 jurnal waduk jatibarang sejarah goa kreo gambar waduk jatibarang gua kreo waduk jatibarang


Pulau Kecil dan Goa Kreo

Daya tarik selanjutnya dari Waduk Jatibarang adalah keberadaan sebuah pulau kecil, dan Goa Kreo di tengah-tengah waduk tersebut.Meskipun berada di tengah-tengah Waduk Jatibarang, namun terdapat sebuah jembatan yang menjadi akses bagi para pengunjung yang ingin menginjakkan kaki di Goa Kreo.

Di pulau kecil tersebut, para pengunjung akan menyaksikan banyaknya monyet berekor panjang, dan tidak kurang dari 500 ekor monyet yang ada di kawasan itu bahkan di pulau ini juga dibangun sebuah patung berbentuk monyet berekor panjang.

Sejarah Goa Kreo

Sejarah Goa Kreo terkait erat dengan proses penyebaran agama Islam di Jawa Tengah yang dilakukan oleh salah satu wali dari Wali Songo yakni Sunan Kalijaga.

Saat itu, Sunan Kalijaga sedang mencari kayu jati di kawasan tersebut namun kayu tersebut tersangkut di sungai, kemudian sekawanan monyet membantu Sunan Kalijaga untuk mendapatkan kayu jati yang tersangkut.

Setelah itu, sekawanan monyet tersebut diperintahkan untuk menjaga pulau kecil itu. Perintah dari Sunan Kalijaga menggunakan istilah Kreo, yang dalam bahasa Jawa berarti menjaga.

Taman Bunga

Di sekitar kawasan waduk ini juga dibangun taman-taman bunga dengan warna yang beragam yang kian mempercantik dan memperindah waduk Jatibarang ini dengan harumnya yang semerbak dan kerap dijadikan sebagai latar swafoto para pengunjung.

Berkeliling Waduk

Selain itu, pengunjung juga bisa menjelajahi areal waduk dengan menyewa speedboat dan menikmati kesegaran udara di Waduk Jatibarang sambil menikmati keindahan Pulau dan menjelajah ke dalam Goa Kreo yang diiringi oleh ratusan monyet.

Camping

Tak hanya sekedar berwisata, Waduk Jatibarang juga bisa dijadikan sebagai lokasi camping yang ideal dengan suasananya yang masih alami dengan rerimbunan pepohonan yang masih terjaga serta udaranya yang sejuk dan menyegarkan.

Fasilitas Waduk Jatibarang

Fasilitas yang ada di Waduk Jatibarang ini juga sudah relatif memadai mulai dari musala, toilet hingga area parkir yang luas. Selain itu terdapat warung-warung makan sederhana yang dikelola oleh penduduk setempat dengan harga yang terjangkau.

Tarif Masuk dan Jam Kunjungan

Tarif masuk yang diberlakukan adalah sebesar Rp. 10 ribu, yang setengah dari penghasilan ini disumbangkan untuk pembangunan masjid. Selain tarif masuk, pengunjung juga dikenai biaya parkir sebesar Rp. 3 ribu untuk sepeda motor dan Rp. 5 ribu untuk mobil, serta tambahan biaya lain jika pengunjung ingin menyewa speedboat maupun berkemah.

Jam kunjungan yang diberlakukan dimulai dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore setiap harinya, meski demikian pengelola tetap melayani hingga malam jika ada pengunjung yang berniat untuk berkemah.

Cara Menuju Waduk Jatibarang

Waduk Jatibarang terletak di Jl. Moch. Ihsan, Desa Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah. Lokasi waduk ini pun sangat mudah diakses termasuk oleh angkutan umum.

Nah itu tadi informasi mengenai Waduk Jatibarang yang bisa Anda masukan dalam daftar liburan bersama keluarga atau rombongan teman-teman kantor.

Jika informasi ini bermanfaat silakan Anda bagikan ke pada teman Anda, dan jika membutuhkan informasi wisata lainnya silakan tinggalkan komentar.



fungsi waduk jatibarang alamat waduk jatibarang sejarah waduk jatibarang tiket masuk goa kreo 2022 jurnal waduk jatibarang sejarah goa kreo gambar waduk jatibarang gua kreo waduk jatibarang


Belum ada Komentar untuk "Berwisata ke Waduk Jatibarang dan Goa Kreo yang Dihuni Ratusan Monyet Ekor Panjang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel